G tau salah sapa, cuma tadi pagi sepi aja, trus aku lihat folder oldies dgn isi lagu Bee Gees – Heartbreaker. Daripada sepi, pasang aja 1 folder ke WMP. Tau2 denger lagu Just For You, lagu fav Gandhi yang dicari2 dari dulu sama dia. Aku cuma bisa diam d depan meja Siti, krn lagi kasi kwitansi FF ke dia. Inget Mas Gandhi, n back to meeting.
Sore ini.. aku ga ganti2 lagu2nya dari pagi. Sibuk bener kl ada Billy. Tau2 terdengar lagi. N kali ini aku di mejaku, ga napa2in. Lagi2 terdiam.
Inget Mas Gandhi nyanyi malam2 dgn nyetel MP3 lagu ini kenceng2. Dipaksa mendengarkan suaranya yang ok tapi spellingnya yang ngaco. Uda diteriakin suru diem mala gedein volume Mp3 n suaranya juga. Jadi nyerah deh, dengerin aja sambil senyum2 penuh haru.
Tapi sore ini ga bisa senyum2. Cuma diam mengingat semua. N ga sadar tau2 setitik airmata jatuh ke bajuku. Mata kanan ini menyebalkan. Dan semenit kemudian pipi kiriku hangat oleh guliran airmata lainnya. Hanya 2 butir. Tapi rasanya spt hujan yang jatuh. Kl ga da Erwin yang mengamati dari jauh n kasi audible konyol mkg tanpa sadar ada butir2 yg lain.
Aku merasa bersalah. Pasti Mas Gandhi ga suka aku nangis. Ga suka aku melow2. Ga suka aku menoleh kebelakang.
Hanya sebuah lagu yang beberapa wkt lalu cuma 2 kali aku dengar dari dia.
Hanya sebuah lagu saja.
Karena sebuah lagu saja.
Maafkan, aku merindukanmu.
Maafkan, aku masih mengingatmu.
Maafkan kesendirianku.
Maafkan keputusan yang aku buat.
Maafkan.